mtstanama-Mendekati pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional
Berbasis Komputer (UAMBNBK) berbagai persiapan dilakukan dari tingkat pusat
sampai dengan penyelenggara di tingkat madrasah. Salah satu yang penting
dilaksanakan adalah simulasi UAMBN BK yang digelar serentak secara nasional.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui kesiapan semua madrasah penyelenggara
dalam menghadapi UAMBN BK pada waktu yang akan datang.
MTs NW Tanak Maik sebagai penyelenggara UAMBN BK tidak ketinggalan
dalam melaksanakan simulasi yang dilaksanakan
pada tanggal 13-14 Februari 2020. Menurut surat edaran dari dirjen pendidikan
islam bahwa simulasi ini sekaligus sebagai proses untuk pendaftaran bagi
Madrasah yang akan menyelenggarakan UAMBN BK nantinya. “kalau tidak
melaksanakan simulasi pada hari ini dan besok maka akun madrasah yang
bersangkutan akan kena block dari pusat”, demikian Miptahurrahman sebagai
Proktor MTs NW Tanak maik membenarkan edaran tersebut.
Sesuai dengan namanya, UAMBN BK ini seyogyanya menggunakan computer
sebagai media untuk mengerjakan soal bagi siswa peserta ujian. Namun hal yang
berbeda terlihat di ruang Ujian MTs NW Tanak Maik pagi ini. Para peserta
terlihat memegang HP android di dalam ruang ujian. Miptahurrahman mengatakan
bahwa hal ini bisa dilakukan karena memang system yang dipakai memungkinkan
untuk menggunakan HP Android, tidak harus menggunakan computer. Kepala MTs NW
Tanak Maik, Agus Khairi, membenarkan penggunaan HP Android bagi peserta ujian.
“Menurut operator yang menangani hal ini memungkinkan, sama dengan tahun yang
lalu juga kita menggunakan HP Android”.
Agus Khairi menambahkan, “Penggunaan HP Android ini juga karena
keterbatasan computer yang tersedia di Madrasah sehingga tidak memungkinkan
siswa menggunakan computer. Semoga ini tidak menghalangi penyelenggaraan
simulasi ini walupun tidak menggunakan computer.”
Pantauan di ruang ujian menunjukkan bahwa siswa dan siswi peserta
ujian tidak mengalami kesulitan menggunakan HP. “tidak ada bedanya dengan
menggunakan computer, hanya saja layar yang agak kecil”, aku salah seorang
peserta simulasi.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar